Fox In The Wood

art piece

Fox In The Wood

The wind arrives carrying pieces of yesterday, turning each leaf into a falling thought. What once was held becomes something released, what once was feared becomes something taught. For fox walks on, not knowing what the winter will ask of, only knowing that beneath every ending there is start awaiting to unfold. And when another leaf touches the earth, one does not reach to put it back. Fox watches it settle, quietly understanding.

  • size

    65 x 73 cm

  • medium

    Acrylic on Canvas

  • support

    Canvas

  • year

    2026

  • price

    Rp10.000.000

Suyanti Prasetio

Suyanti Prasetio atau yang lebih suka dipanggil Sue/Soe, lahir di Surabaya pada 4 November 1979. Masa kecilnya dihabiskan di Pati, Jawa Tengah, sebelum kembali ke Surabaya saat memasuki jenjang sekolah menengah. Pernah merasa dirinya sebagai “cah Jateng”, namun seiring waktu ia menyadari bahwa identitas yang paling dekat dengannya adalah sebagai “arek Surabaya”. Hingga kini, Sue tinggal di Surabaya dan menganggap kota tersebut sebagai rumahnya. Sue bekerja di sekitar dunia seni dan desain visual. Sepanjang kariernya, ia telah mengerjakan berbagai proyek, mulai dari ilustrasi, desain interior, fotografi, desain furnitur, ilustrasi mode, mural, hingga pekerjaan kreatif lain yang kadang sulit dijelaskan kepada keluarga besar saat acara kumpul-kumpul. Akhir-akhir ini Sue banyak mengerjakan proyek ilustrasi buku. Dia cenderung mengikuti ke mana arah uang berhembus. Saat ini Sue mendeskripsikan dirinya sebagai seorang generalist, semi-realist, dan traditional artist. Media favoritnya adalah cat air di atas kertas. Selain itu, ia juga senang menggunakan alkohol marker, akrilik, gouache, tinta, dan pensil warna—kadang secara terpisah—lebih sering mengombinasikan beberapa media dalam satu karya. Sebagai seorang generalist, Sue menikmati beragam subjek dan tema. Ia suka menggambar lanskap, bangunan, human interest, kehidupan sehari-hari, dan banyak hal lainnya. Baginya, hampir semua hal bisa menjadi objek gambar, selama bisa cukup lama dipandang dan belum keburu hilang karena dibongkar, direnovasi, atau dimakan.