Surabaya, 26 Juni 2026 – Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) resmi membuka sekretariat barunya yang berlokasi di Design Hub, Pakuwon Square, Surabaya, Indonesia. Peresmian ini menjadi langkah strategis HDII dalam menghadirkan ruang bersama yang terbuka bagi para profesional, akademisi, mitra industri, hingga komunitas kreatif untuk saling berdiskusi, berkolaborasi, dan mengembangkan ekosistem desain interior yang semakin kuat.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua HDII, Bapak Andi Baso Mappaturi, M.T. , yang menyampaikan bahwa sekretariat ini bukan hanya menjadi pusat administrasi organisasi, tetapi juga menjadi ruang yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh anggota dan mitra untuk bertukar gagasan serta membangun kolaborasi lintas disiplin.
"Siapa saja dapat memanfaatkan ruang sekretariat ini sebagai tempat berdiskusi dan berkolaborasi. Kami berharap ruang ini menjadi rumah bersama bagi para pelaku industri kreatif untuk terus bertumbuh," ungkap Bapak Turi.
Turut hadir dalam peresmian tersebut Dewan Pembina HDII, Bapak Lingga dan Ibu Lita, beserta para pengurus, akademisi, serta perwakilan asosiasi profesi.
Dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara HDII dengan Principal Collective Network (PCN) yang diwakili oleh Bapak Ivan Litan. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara organisasi profesi dengan mitra industri dalam mendukung berbagai program pengembangan profesi dan inovasi desain.
Pada sesi sambutan, Dewan Pengarah HDII, Bapak Drs. Linggajaya Suryanata, menekankan pentingnya kolaborasi sebagai fondasi kemajuan profesi.
"Praktisi tidak bisa berdiri sendiri, tetapi kita dapat berkolaborasi dengan para mitra, termasuk para pabrikan. Sekretariat ini menjadi ruang untuk berkembang dan berkolaborasi."
Suasana kebersamaan semakin terasa melalui sesi foto bersama yang melibatkan para dosen dari berbagai perguruan tinggi, sebagai simbol eratnya hubungan antara dunia pendidikan dan dunia profesional.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi bincang santai bersama berbagai asosiasi profesi yang membahas pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem desain yang sehat dan berkelanjutan.
Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Ar. Fafan Tri Afandy, menegaskan bahwa asosiasi memiliki peran penting dalam membangun lingkungan profesional yang solid.
"Pentingnya asosiasi adalah membangun lingkungan profesional, karena kita tidak bisa berjalan sendiri."
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengurus Cabang Surabaya Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI), Zwasty Paskahlia Ramma, S.P., M.Ars., menyampaikan bahwa asosiasi merupakan rumah sekaligus wadah bagi para profesional untuk saling belajar, bertumbuh, dan memperluas jejaring.
"Asosiasi adalah rumah dan wadah bagi sesama profesional."
Diskusi juga mengangkat dinamika berkembangnya berbagai asosiasi profesi di Indonesia. Keberadaan banyak asosiasi dinilai memiliki dua sisi. Di satu sisi, semakin banyak asosiasi dapat memperluas jaringan profesional yang lebih spesifik sesuai bidang keahlian, seperti arsitektur lanskap yang menjadi fokus IALI. Namun di sisi lain, fragmentasi profesi juga menjadi tantangan karena berpotensi memecah kekuatan advokasi profesi apabila tidak dibangun melalui semangat kolaborasi.
Melalui peresmian sekretariat di Design Hub ini, HDII berharap dapat menghadirkan ruang yang inklusif, mempererat hubungan antara organisasi profesi, dunia pendidikan, dan mitra industri, sekaligus menjadi pusat kolaborasi yang mampu mendorong inovasi dan kemajuan industri desain interior di Indonesia.
Kontak Media:
Nama: Tiyas Alivia Setyawan
Jabatan: Marketing Communications
Email: Ikasaindonesia@gmail.com
Telepon: +62 831-5116-8380
Website: https://nextpedia.id/